Hadits Khutbah Rosulullah SAW. di Akhir Bulan Sya’ban_pondoklentera.com
Hadits Khutbah Rosulullah SAW. di Akhir Bulan Sya’ban_pondoklentera.com
![]() |
| dok. pondoklentera.com |
Hadits Khutbah Rosulullah SAW. di Akhir Bulan Sya’ban
Pada akhir bulan Sya’ban dalam rangka menyambut bulan
Romadhon, Rosulullah SAW. bersabda. Hadits ini dinukil dari Kitabus Syiam yang
di susun oleh KH. Zainal Krapyak Yogyakarta, hadits tersebut adalah sebagai
berikut:
أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ
أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيْمٌ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ، شَهْرٌ فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ
مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، جَعَلَ اللهُ صِيَامَهُ فَرِيْضَةً، وَقِيَامَ لَيْلِهِ
تَطَوُّعًا، مَنْ تَقَرَّبَ فِيْهِ بِخِصْلَةٍ مِنَ الْخَيْرِ، كَانَ
كَمَنْ أَدَّى فَرِيْضَةً فِيْمَا سِوَاهُ، وَمَنْ أَدَّى فِيْهِ فَرِيْضَةً كَانَ
كَمَنْ أَدَّى سَبْعِيْنَ فَرِيْضَة فِيْمَا سِوَاهُ، وَهُوَ شَهْرُ الصَّبْرِ، وَالصَّبْرُ ثَوَابُهُ الْجَنَّةُ، وَشَهْرُ
الْمُوَاسَاةِ، وَشَهْرٌ يَزْدَادُ فِيْهِ رِزْقُ الْمُؤْمِنِ، مَنْ فَطَّرَ
فِيْهِ صَائِمًا كَانَ مَغْفِرَةً لِذُنُوْبِهِ، وَعِتْقَ رَقَبَتِهِ مِنَ
النَّارِ، وَكَانَ لَهُ مِثْلَ أَجْرِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْتَقِصَ مِنْ
أَجْرِهِ شَيْءٌ، قَالُوْا: لَيْسَ كُلُّنَا نَجِدُ مَا يفطرُ الصَّائِمُ.
فَقَالَ : يُعْطِي اللهُ هَذَا الثَّوَابَ مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا عَلَى تَمْرَةٍ
أَوْ شَرْبَةَ مَاءٍ أَوْ مَذقَةَ لَبَنٍ، وَهُوَ شَهْرٌ أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ،
وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ، وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ، مَنْ خَفَّفَ عَنْ
مَمْلُوْكِهِ غَفَرَ اللهُ لَهُ، وَأَعْتَقَهُ مِنَ النَّارِ.
Artinya: ”Wahai manusia, sungguh telah dekat kepadamu
bulan yang agung, bulan yang penuh dengan keberkahan, yang di dalamnya terdapat
satu malam yang lebih baik (nilainya) dari seribu bulan, bulan yang mana Allah
tetapkan puasa di siang harinya sebagai fardhu, dan shalat (tarawih) di
malamnya sebagai sunah.Barang siapa mendekatkan diri
kepada Allah di bulan ini dengan satu kebaikan (amalan sunnah), maka pahalanya
seperti dia melakukan amalan fardhu di bulan-bulan yang lain. Barangsiapa
melakukan amalan fardhu di bulan ini, maka pahalanya seperti telah melakukan 70
amalan fardhu di bulan lainnya. Inilah bulan kesabaran dan balasan atas
kesabaran adalah surga, bulan ini merupakan bulan kedermawanan dan simpati
(satu rasa) terhadap sesama. Dan bulan di mana rezki orang-orang yang beriman
ditambah. Barang siapa memberi makan (untuk berbuka) orang yang berpuasa maka
baginya pengampunan atas dosa-dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan dia
mendapatkan pahala yang sama sebagaimana yang berpuasa tanpa mengurangi sedikitpun
pahala orang yang berpuasa. Mereka (para sahabat) berkata : “Wahai Rasulullah!
tidak semua dari kami mempunyai sesuatu yang bisa diberikan kepada orang yang
berpuasa untuk berbuka. Rasulullah menjawab: “Allah akan memberikan pahala ini
kepada orang yang memberi buka puasa walaupun dengan sebiji kurma, atau seteguk
air, atau setetes susu”. “Inilah bulan yang permulaannya (sepuluh hari pertama)
Allah menurunkan rahmat, yang pertengahannya (sepuluh hari pertengahan) Allah
memberikan ampunan, dan yang terakhirnya (sepuluh hari terakhir) Allah
membebaskan hamba-Nya dari api neraka . Barangsiapa yang meringankan hamba
sahayanya di bulan ini, maka Allah akan mengampuninya dan membebaskannya dari
api neraka.
Dari hadits di atas, maka kita harus menjadikan
momentum bulan Romadhon untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada
Allah SWT. dengan lebih focus untuk menjga hubungan kita dengan Allah SWT.
Tentu dengan tidak meninggalkan pekerjaan sebagai ibadah wajib juga untuk
mencari nafkah bagi istri dan keluarga. Semoga Allah SWT menjadikan dan
mengumpulkan kita dengan golongan Muttaqiin. Amiin Ya Mujibassaillin. Allah SWT
berfirman pada Surat Al-Baqarah Ayat 183:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ
ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Arab-Latin: Yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba 'alaikumuṣ-ṣiyāmu
kamā kutiba 'alallażīna ming qablikum la'allakum tattaqụn.
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas
kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu
bertakwa.
_page-0001.jpg)